
[IDENTITAS]
- Nama Guru: Muhammad Al-Fathaan, S. Pd.
- Mapel: Bahasa Inggris
- Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2026
- Fase/Kelas: Fase A / Kelas 1
- Materi: Practice Self Introduction & Asking Names (Praktik Perkenalan Diri)
- Pertemuan ke: Pertemuan ke-2
- CP Umum: Menyimak dan Berbicara
- TP Umum: Children are able to introduce themselves to their friends confidently, say their friend's name in a friendly manner, say their names using my and your, and ask their friend's names.
- TP Nomor:
- TP Mindful: Peserta didik berkesadaran penuh mempraktikkan percakapan lisan memperkenalkan diri dan menanyakan nama teman secara berpasangan di depan kelas dengan percaya diri.
- TP Meaningful: Peserta didik mempraktikkan secara langsung percakapan lisan perkenalan diri dan saling bertukar nama dengan teman sebaya secara lancar dan percaya diri (Role-play).
- TP Joyful: Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan gembira melalui permainan interaktif lempar bola Name Ball Toss dan peragaan role-play berpasangan.
- ATP:
- Menganalisis dan melatih alur dialog perkenalan diri berpasangan (Introduction Role-Play) mengenai pengucapan dan intonasi tanya-jawab nama.
- Melatih intonasi dan ekspresi dalam menyapa serta merespons perkenalan teman.
- Mensimulasikan praktik memperkenalkan diri dan bertukar nama di depan kelas atau dalam kelompok secara langsung dengan percaya diri dan ekspresif.
Apersepsi Singkat
Hello my brave students! Minggu lalu kita sudah belajar kosakata dan cara menyebutkan nama sendiri dalam bahasa Inggris. Hari ini, kita akan bermain lempar bola Name Ball Toss dan maju berpasangan ke depan kelas untuk mempraktikkan cara berkenalan langsung dengan teman-teman kita!
Pembiasaan Karakter / Akhlak
Membangun hubungan persahabatan yang rukun dan saling mengenal sesama teman merupakan hal yang sangat mulia. Menyapa dan menanyakan nama teman dengan wajah berseri-seri serta tutur kata yang santun adalah wujud akhlak terpuji anak yang saleh dan salehah dalam menciptakan rasa persaudaraan dan rasa kasih sayang di lingkungan sekolah.
Pengajaran Materi
Pada pertemuan kedua ini, fokus utama kita adalah unjuk kerja praktik lisan (Oral Practice & Role-Play) perkenalan diri dan saling bertanya nama.
Berikut adalah contoh alur dialog percakapan lisan yang dipraktikkan secara berpasangan di depan kelas:
- Siswa A: "Hello! I am Cici. What is your name?" (Halo! Saya Cici. Siapa namamu?)
- Siswa B: "Hi! My name is Made." (Hai! Nama saya Made.)
- Siswa A: "Nice to meet you, Made!" (Senang bertemu denganmu, Made!)
- Siswa B: "Nice to meet you too, Cici!" (Senang bertemu denganmu juga, Cici!)
Melalui kegiatan simulasi peran ini, peserta didik dilatih untuk berbicara dengan percaya diri, menggunakan intonasi yang jelas, serta menunjukkan ekspresi yang ramah saat menatap dan menyapa teman.
Media / Video Pembelajaran
Mari simak video lagu perkenalan interaktif berikut untuk melatih kelancaran pengucapan dan intonasi sapaan:
- Video What's Your Name? Song:
(Video lagu perkenalan nama untuk latihan praktik lisan)https://www.youtube.com/watch?v=Uv1JkBL57BI
Penugasan / Post Test
Selesaikan latihan dialog rumpang di bawah ini berdasarkan praktik lisan yang telah dilakukan hari ini:
Lengkapi kalimat percakapan berikut dengan kata yang tepat!
- Cici: "Hello, I ________ Cici." >> Made: "Hi, I am Made."
- Danu: "What is ________ name?" >> Cici: "My name is Cici."
- Aisyah: "My ________ is Aisyah." >> Made: "Nice to meet you, Aisyah!"
(Tugas Rumah: Cobalah berlatih berkenalan menggunakan bahasa Inggris dengan teman dari kelas lain saat jam istirahat atau dengan anggota keluarga di rumah!)
Kesimpulan
Praktik perkenalan diri secara lisan dilakukan dengan mengucapkan salam (Hello/Hi), menyebutkan nama sendiri (I am... / My name is...), menanyakan nama teman (What is your name?), serta mengakhirinya dengan sapaan ramah (Nice to meet you).
REFLEKSI GURU
Pada pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris Pertemuan ke-2 kelas 1 dengan total jumlah 16 siswa di Kelas 1A dan 16 siswa di kelas 1B. Sebanyak 9 siswa sudah paham dan berani di Kelas 1 A, dan sebanyak 15 siswa paham dan berani di kelas 1B, ditunjukkan dengan kemampuan mempraktikkan dialog perkenalan diri (role-play) berpasangan di depan kelas secara lancar, menggunakan intonasi yang tepat, serta percaya diri saat bertukar nama dengan teman. Sementara itu, terdapat 5 siswa yang belum paham dan mengalami kendala dan 2 siswa tidak hadir di kelas 1A,sedangakn di kelas 1B, hanya 1 anak yang belum lancar dan belum paham, terutama pada rasa malu, canggung, serta masih berbisik-bisik saat melafalkan ungkapan "What is your name?" di depan umum. Sebagai langkah konkret tindak lanjut pada pertemuan berikutnya, saya akan memberikan pendampingan khusus (scaffolding) melalui permainan kartu nama (Name Tag Game) dalam kelompok kecil agar 5 siswa dan 1 siswa tersebut merasa lebih nyaman dan terbiasa berbicara lisan sebelum masuk ke materi penggunaan kata My dan Your.
REFLEKSI SISWA
Dari total jumlah 16 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran Pertemuan ke-3 hari ini, sebanyak 15 siswa merasa sangat senang dan bangga karena telah berhasil maju ke depan kelas untuk menceritakan buah kesukaan diri sendiri dan anggota keluarganya dalam bahasa Inggris secara lancar dan berani.
IDENTITAS:
- Nama Guru: Muhammad Al-Fathaan, S. Pd.
- Mapel: Bahasa Inggris
- Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2026
- Fase/Kelas: Fase B / Kelas 3
- Materi: Practice Talking About Food Preferences & Responding Written Text Evaluation ("I Don't Like Rice")
- Pertemuan ke: Pertemuan ke-3
- CP Umum: Menyimak dan Berbicara
- TP Umum: Students are able to say food and drink using like and dislike, and students are able to respond written text using likes and doesn't like.
- TP Nomor:
- TP Mindful: Peserta didik berkesadaran penuh memperagakan dialog lisan menyampaikan kesukaan makanan orang lain serta merespons teks tertulis evaluasi sumatif BAB 3 secara mandiri dan percaya diri.
- TP Meaningful: Peserta didik terampil dan percaya diri melakukan unjuk kerja percakapan lisan menyampaikan kesukaan makanan/minuman orang lain di depan kelas serta menyelesaikan evaluasi tes tertulis sumatif merespons teks tertulis (likes and doesn't like).
- TP Joyful: Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan gembira melalui peragaan simulasi peran (role-play) berpasangan bersama teman sekelas di depan kelas.
- ATP:
- Melatih pengucapan dan intonasi naskah percakapan lisan mengenai preferensi makanan orang lain (Made likes... / He doesn't like...) secara berpasangan.
- Mempraktikkan dialog lisan berpasangan menceritakan kesukaan makanan/minuman diri sendiri dan teman di depan kelas secara bergantian.
- Mengerjakan dan merespons soal tes tertulis evaluasi sumatif BAB 3 secara mandiri.
Apersepsi Singkat
Hello Class 3! Apakah kalian ingat makanan kesukaan teman-teman yang kalian catat dari hasil survey minggu lalu? Hari ini kita akan memperagakan percakapan lisan menceritakan makanan kesukaan dan ketidaksukaan orang lain di depan kelas serta menyelesaikan tes tertulis evaluasi sumatif BAB 3 !
Pembiasaan Karakter / Akhlak
Allah Sang Maha Pengasih telah melimpahkan rezeki berupa aneka makanan dan minuman yang baik, sehat, dan halal untuk kita nikmati . Setiap orang memiliki selera makanan yang berbeda-beda, dan menghargai perbedaan selera teman adalah bentuk akhlak terpuji . Berkomunikasi secara komunikatif, percaya diri, serta santun saat menyampaikan pendapat di depan umum merupakan cerminan dari akhlak mulia anak yang saleh dan salehah .
Pengajaran Materi
Pada pertemuan puncak ini, fokus kita adalah unjuk kerja percakapan lisan (Practice Talking About Food Preferences) dan evaluasi tertulis mandiri (Responding Written Text Evaluation) .
Berikut alur dialog percakapan lisan yang dipraktikkan secara berpasangan di depan kelas:
- Memulai Percakapan (Asking about Preferences):
- Student A: "Look at Made. Does he like fried chicken?"
- Merespons Kesukaan & Ketidaksukaan Tokoh (Responding):
- Student B: "Yes, Made likes fried chicken. But he doesn't like rice."
- Melanjutkan Pertanyaan Tokoh Lain:
- Student A: "How about Siti?"
- Student B: "She likes milk, but she doesn't like tea."
Setelah menyelesaikan unjuk kerja lisan di depan kelas, peserta didik mengerjakan Lembar Kerja Evaluasi Sumatif BAB 3 yang mencakup identifikasi kosakata makanan, melengkapi kalimat rumpang likes dan doesn't like, serta membaca teks deskriptif pendek .
Media / Video Pembelajaran
Mari kita simak video pembelajaran interaktif berikut untuk mengingat kembali pengucapan dan struktur kalimat likes dan doesn't like:
- Video Expressing Likes and Dislikes:
(Video pembelajaran interaktif kosakata makanan & kalimat Likes / Doesn't Like)https://www.youtube.com/watch?v=13M9eM3U3O0
Penugasan / Post Test
Selesaikan soal evaluasi membaca dan merespons teks tertulis di bawah ini secara mandiri:
Bacalah teks pendek berikut untuk menjawab soal nomor 1–4!
"Hello! My friend is Made. Made is a student of Grade 3. Made likes fried chicken very much. But he doesn't like rice. His sister is Siti. She likes milk, but she doesn't like tea."
- What grade is Made in? >> Made is in Grade ________.
- What food does Made like very much? >> Made likes ________.
- What food does Made not like? >> He doesn't like ________.
- Does Siti like tea? >> No, she doesn't like ________.
(Tugas Rumah: Buatlah 2 kalimat dalam bahasa Inggris di buku tulismu tentang makanan/minuman yang disukai dan tidak disukai oleh anggota keluargamu di rumah!)
Kesimpulan
Melalui peragaan dialog lisan dan evaluasi tertulis, kita dapat menyampaikan kesukaan makanan orang lain menggunakan kata likes (misal: Made likes fried chicken), menyatakan ketidaksukaan menggunakan doesn't like (misal: He doesn't like rice), serta merespons teks bacaan pendek secara akurat dan percaya diri .
REFLEKSI GURU
Pada pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris Pertemuan ke-3 kelas 3 dengan total jumlah 17 siswa, sebanyak 13 siswa sudah sangat paham dan menguasai materi, ditunjukkan dengan kelancaran mempraktikkan dialog percakapan lisan menceritakan makanan kesukaan teman di depan kelas secara percaya diri serta mampu menjawab soal evaluasi tes tertulis sumatif merespons teks bacaan secara akurat. Sementara itu, terdapat 1 siswa yang belum paham dan mengalami kendala dan 1 siswa tidak hadir terutama pada kekeliruan membedakan penggunaan kata likes dan doesn't like untuk subjek tunggal dalam soal tertulis serta masih merasa canggung saat berbicara lisan di depan umum. Sebagai langkah konkret tindak lanjut pada pertemuan berikutnya, saya akan memberikan sesi bimbingan remedial dalam kelompok kecil (small group tutoring) dengan latihan mendalam menggunakan kartu percakapan bergambar (dialogue cards) agar siswa tersebut dapat melatih keberanian lisan dan memahami struktur tata bahasa secara mantap.
REFLEKSI SISWA
Dari total jumlah 16 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran Pertemuan ke-3 hari ini, sebanyak 13 siswa merasa sangat gembira dan antusias karena berhasil tampil berpasangan memperagakan percakapan bahasa Inggris di depan kelas serta merasa mudah dalam mengerjakan soal membaca teks tertulis. Di sisi lain, sebanyak 1 siswa mengaku masih merasa bingung saat memilih kata antara likes dan doesn't like ketika mengisi soal cerita serta masih merasa grogi saat berdiri mempresentasikan dialog di depan teman-teman sekelas. Untuk membantu 1 siswa yang belum paham tersebut, langkah tindak lanjut yang akan dilakukan adalah mengajak mereka berlatih percakapan lisan secara santai dengan teman sebaya pada saat jam pengayaan serta memberikan lembar latihan bergambar yang lebih sederhana agar mereka lebih percaya diri.
Komentar
Posting Komentar