
- Nama Guru: Muhammad Al-Fathaan, S. Pd.
- Mapel: Bahasa Inggris
- Hari/Tanggal: Selasa, 29 September 2026
- Fase/Kelas: Fase A / Kelas 2
- Materi: Singular & Plural Concept ("There is a pencil", "There are two pens")
- Pertemuan ke: Pertemuan ke-1
- CP Umum: Menyimak dan Berbicara
- TP Umum: Students are able to say more things in the class, identify things through the concept singular and plural, and say "there are" or "there is" through the concept singular and plural.
- TP Nomor:
- TP Mindful: Peserta didik berkesadaran penuh menyebutkan nama benda-benda di kelas, mengidentifikasi konsep singular (tunggal) dan plural (jamak), serta mengucapkan kalimat "There is..." dan "There are..." dengan tepat.
- TP Meaningful: Peserta didik memahami konsep kosakata benda-benda di kelas (pencil, pen, book, ruler, eraser, dll.) serta penggunaan struktur "There is..." (singular / tunggal) dan "There are..." (plural / jamak) secara konseptual.
- TP Joyful: Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan gembira melalui pengamatan benda-benda konkret di kelas, kartu gambar (Classroom Objects Flashcards), dan permainan tebak benda Mystery School Bag.
- ATP:
- Menyimak, menirukan, dan mengidentifikasi pengucapan nama benda-benda di kelas serta konsep singular (tunggal) dan plural (jamak) melalui benda nyata dan kartu gambar.
- Membedakan penggunaan "There is a..." dan "There are [number]...-s" berdasarkan jumlah bendanya.
- Bekerja secara berpasangan membaca petunjuk dan melengkapi kalimat rumpang sederhana tentang There is dan There are pada LKPD Pertemuan 1.
Apersepsi Singkat
Pembiasaan Karakter / Akhlak
Pengajaran Materi
- Kosakata Benda di Kelas (Things in the Classroom):
- Pencil (Pensil), Pen (Pulpen), Book (Buku), Ruler (Penggaris), Eraser (Penghapus), Chair (Kursi), Table (Meja)
.
- Konsep Benda Tunggal (Singular Concept):
- Digunakan jika jumlah bendanya hanya satu (1)
. - Menggunakan pola: There is a / one [nama benda]
. - Contoh: "There is a pencil." (Ada sebuah pensil) / "There is a book." (Ada sebuah buku)
.
- Konsep Benda Jamak (Plural Concept):
- Digunakan jika jumlah bendanya lebih dari satu (>1)
. - Menggunakan pola: There are [jumlah angka] [nama benda]-s (wajib menambahkan akhiran huruf -s pada nama bendanya)
. - Contoh: "There are two pens." (Ada dua pulpen) / "There are three rulers." (Ada tiga penggaris)
.
Media / Video Pembelajaran
- Video There is vs There are - Classroom Objects:
(Video pembelajaran interaktif konsep Singular & Plural)https://www.youtube.com/watch?v=g3uS04yD0qE
Penugasan / Post Test
- ________ a pencil on the table.
- ________ two pens on the desk.
- ________ a book in the bag.
- ________ three rulers in the box.
- There is one ( pencil / pencils ).
- There are two ( pen / pens ).
Kesimpulan
1. Kelas 2 C (SD2) — Total 22 Siswa
REFLEKSI GURU:
Sebanyak 18 siswa sudah sangat paham materi nama benda, konsep tunggal/jamak, dan mampu melengkapi kalimat There is / There are pada lembar kerja secara akurat. Namun, 4 siswa masih mengalami kendala, terutama lupa menambahkan akhiran -s pada kata benda jamak serta tertukar dalam memilih kata is dan are.
REFLEKSI SISWA:
Sebanyak 18 siswa merasa sangat senang dan percaya diri saat mengamati alat tulis dalam permainan Mystery School Bag. Di sisi lain, 4 siswa mengaku masih bingung dan ragu menentukan penggunaan There is atau There are pada soal isian.
TINDAK LANJUT:
Memberikan sesi bimbingan remediasi (small group scaffolding) menggunakan flashcards serta mengajak siswa berlatih menghitung alat tulis bersama teman sebaya agar lebih terbiasa menambahkan akhiran -s.
REFLEKSI GURU:
Sebanyak 18 siswa sudah sangat paham materi nama benda, konsep tunggal/jamak, dan mampu melengkapi kalimat There is / There are pada lembar kerja secara akurat. Namun, 4 siswa masih mengalami kendala, terutama lupa menambahkan akhiran -s pada kata benda jamak serta tertukar dalam memilih kata is dan are.
REFLEKSI SISWA:
Sebanyak 18 siswa merasa sangat senang dan percaya diri saat mengamati alat tulis dalam permainan Mystery School Bag. Di sisi lain, 4 siswa mengaku masih bingung dan ragu menentukan penggunaan There is atau There are pada soal isian.
TINDAK LANJUT:
Memberikan sesi bimbingan remediasi (small group scaffolding) menggunakan flashcards serta mengajak siswa berlatih menghitung alat tulis bersama teman sebaya agar lebih terbiasa menambahkan akhiran -s.
2. Kelas 2 D (SD2) — Total 22 Siswa
REFLEKSI GURU:
Pembelajaran di kelas 2 D menunjukkan 19 siswa telah menguasai materi dengan baik dan tepat dalam mengerjakan lembar kerja There is / There are. Sementara 3 siswa lainnya masih belum paham, ditunjukkan dengan sering lupa menyertakan akhiran -s untuk benda yang berjumlah lebih dari satu.
REFLEKSI SISWA:
Mayoritas siswa (19 anak) sangat antusias mengikuti aktivitas eksplorasi benda nyata di kelas. Adapun 3 siswa yang belum tuntas merasa kesulitan mengingat aturan penulisan bentuk jamak (plural).
TINDAK LANJUT:
Mengulas kembali pembeda singular dan plural melalui media kartu gambar bergambar jumlah benda serta pendampingan langsung saat sesi awal pertemuan berikutnya.
REFLEKSI GURU:
Pembelajaran di kelas 2 D menunjukkan 19 siswa telah menguasai materi dengan baik dan tepat dalam mengerjakan lembar kerja There is / There are. Sementara 3 siswa lainnya masih belum paham, ditunjukkan dengan sering lupa menyertakan akhiran -s untuk benda yang berjumlah lebih dari satu.
REFLEKSI SISWA:
Mayoritas siswa (19 anak) sangat antusias mengikuti aktivitas eksplorasi benda nyata di kelas. Adapun 3 siswa yang belum tuntas merasa kesulitan mengingat aturan penulisan bentuk jamak (plural).
TINDAK LANJUT:
Mengulas kembali pembeda singular dan plural melalui media kartu gambar bergambar jumlah benda serta pendampingan langsung saat sesi awal pertemuan berikutnya.
3. Kelas 2 A (SD3) — Total 18 Siswa
REFLEKSI GURU:
Pada Pertemuan ke-1 di kelas 2 A, sebanyak 15 siswa sukses memahami struktur There is / There are serta cermat membedakan kata benda tunggal dan jamak. Kendati demikian, 3 siswa masih membutuhkan latihan tambahan karena kerap tertukar antara penggunaan kata is dan are.
REFLEKSI SISWA:
Sebanyak 15 siswa merasa gembira dan aktif selama proses pembelajaran interaktif. Sementara 3 siswa sisanya mengaku masih takut salah saat menentukan bentuk jamak dari benda yang mereka hitung.
TINDAK LANJUT:
Melakukan simulasi latihan konkrit menghitung benda-benda di meja kelompok dalam suasana santai untuk menguatkan pemahaman struktur kalimat sebelum masuk ke materi selanjutnya.
REFLEKSI GURU:
Pada Pertemuan ke-1 di kelas 2 A, sebanyak 15 siswa sukses memahami struktur There is / There are serta cermat membedakan kata benda tunggal dan jamak. Kendati demikian, 3 siswa masih membutuhkan latihan tambahan karena kerap tertukar antara penggunaan kata is dan are.
REFLEKSI SISWA:
Sebanyak 15 siswa merasa gembira dan aktif selama proses pembelajaran interaktif. Sementara 3 siswa sisanya mengaku masih takut salah saat menentukan bentuk jamak dari benda yang mereka hitung.
TINDAK LANJUT:
Melakukan simulasi latihan konkrit menghitung benda-benda di meja kelompok dalam suasana santai untuk menguatkan pemahaman struktur kalimat sebelum masuk ke materi selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar